Di masa ini.
semua guru dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam mengajar. Masa Pandemi
Covid-19 sekarang masih belum juga berakhir, sehingga memaksa guru dan siswa
melakukan pembelajaran secara online. Cara mengajar guru yang biasa di ruang
kelas, sekarang harus beralih ke layar gadget atau komputer yah pak/bu.
Yang jelas, dilandanya dunia yang sekarang
ini oleh virus covid-19, pasti ada hikmah tersembunyi dari Sang Pencipta.
Silahkan bapak/ibu guru baca ini! 4 Hikmah Datangnya Virus Corona (Covid-19)
Sebenarnya dalam lima tahun terakhir, sistem
pembelajaran online itu terus berkembang. Apalagi akses ke jaringan internetnya
kian mudah loh. Dan hampir setiap lembaga pendidikan di zaman ini sudah
mempunyai jaringan internat dengan memasang WIFI yah pak/bu.
Tips Ampuh Mengajar secara Online di Masa Pandemi
Namun, bagi guru guru yang belum terbiasa
dengan sistem pembelajaran online, pasti ini menjadi salah satu tantangan.
Terutama bagi guru-guru yang sudah sepuh atau yang gaptek yah pak/bu. Tentu hal
ini menjadi pelajaran lagi bagi mereka dalam dunia teknologi.
Demikian juga dengan para siswa, mereka tidak
boleh kalah dengan gurunya seputar dunia teknologi. Nah, untuk itu para guru
sangat perlu mengetahui paling tidak 9 tips cara mengajar secara online berikut
ini.
1. Buatlah rencana kelas
Dalam sistem pembelajaran online, siswa tidak
akab hadir secara fisik di hadapan guru. Maka membuat perencanaan di dalam
kelas online menjadi sangat penting. Materi yang akan diajarkan pun harus
disiapkan secara matang. Jika harus, buatlah rencana untuk satu semester ini yah
pak/bu.
2. Jangan gaptek
Salah satu masalah terberat bagi para guru
adalah yang satu ini, yaitu harus mampu menguasai teknologi dengan segala
perangkatnya. Tapi ini tak dapat dipungkiri yah, guru zaman sekarang harus
menguasai teknologi informasi dan komunikasi loh.
Tak cukup
itu saja, guru juga harus kreatif dalam memanfaatkan segala kemajuan teknologi
tersebut yah pak/bu.
3. Kreatif dalam mengajar
Mengajar secara online itu memang butuh
kreativitas lebih yah pak/bu. Selain para guru harus menguasai teknologi dengan
perangkatnya, mereka juga perlu membekali dirinya dengan keterampilan
mengoperasikan beberapa aplikasi yang sangat dibutuhkan untuk mengajar secara
online.
Misalnya seperti guru berbicara di depan
kamera, mengedit video, merekam gambar, mengatur sinyal internet, dan yang
lainnya. Di sinilah kreativitas sangat dibutuhkan dalam mengajar yah pak/bu.
4. Cara berkomunikasi dengan siswa
Guru juga sangat diwajibkan untuk secara
intens dalam berkomunikasi dengan siswanya. Saat ini tentu tidak akan sulit
lagi, karena teknologi juga telah menyediakan sarana komunikasi tersebut yah
pak/bu.
Misalnya yang paling sederhana, yaitu membuat
grup Facebook atau WhatsApp bersama dengan siswa. Dari situlah guru dapat
melihat siswa mana yang aktif dan tidak.
Sesekali guru juga harus mampu membuat kelas
online secara langsung dengan menggunakan beragam aplikasi yah, seperti Google
Classroom, Google form, Google Meet, Zoom, dan yang lainnya.
5. Mintalah kesan pada siswa
Untuk proses evaluasi siswa, guru juga harus
mampu meminta siswanya untuk dapat memberikan kesan atau feedback atas sistem
pembelajaran yang dipelajarinya secara online. Hal ini juga supaya guru dapat
semakin efektif dalam membuat kelas secara online, dan sesuai dengan kebutuhan
siswa masing masing. Evaluasi ini juga dapat melibatkan orang tua siswa yah
pak/bu.
6. Manfaatkan media mengajar
Saat sedang mengajar secara online, usahakan
guru mampu memanfaatkan beberapa media yang ada di sekitarnya yah pak/bu.
Misalnya ketika dia sedang mengajar di taman bunga, maka sebaiknya manfaatkan
beberapa bunga yang ada di sekitarnya.
Hal tersebut
dapat membuat para siswa lebih bergairah lagi dalam belajar loh. Karena ada
saja siswa yang merasa bosan dengan metode pembelajaran yang begitu-gitu saja
walaupun secara online.
7. Biarkan siswa aktif
Apabila guru dan siswa melakukan pembelajaran
secara online dengan streaming atau siaran langsung. Maka cobalah untuk membuat
para siswa lebih aktif lagi dalam pembelajaran. Guru dapat memancingnya dengan
beberapa pertanyaan atau metode tanya jawab.
Karena selain metode tanya jawab, masih ada
lagi beberapa metode pembelajaran yang harus guru ketahui, misalnya metode
diskusi, metode debat aktif, dan ada juga metode karyawisata jika guru merasa
jenuh di dalam kelas. Silahkan baca di sini! Mau Tau Penjelasan Metode Pembelajaran Karyawisata? Silahkan Cek Di
sini!
Sehingga para siswa bisa lebih aktif walaupun
pembelajaran dilakukan secara jarak jauh yah pak/bu. Dan tak ada bedanya
seperti pembelajaran secara tatap muka.
8. Perhatikan siswa yang sering absen
Jangan asal menilai buruk kepada siswa yang
sering absen atau tidak pernah hadir. Sebaiknya guru meneliti dulu mengapa
siswa tersebut tidak bisa mengikuti pembelajaran. Mungkin dia tidak memiliki
kuota atau kesibukan lainnya yang tidak bisa mengikuti pembelajaran tersebut
yah pak/bu.
Jika siswa itu tidak hadir karena tidak
memiliki kuota internet, maka guru bisa memberinya kepadanya. Dan dengan
melakukan hal tersebut, guru mempunyai nilai plus di mata para siswa yah
pak/bu.
9. Jangan lupa istirahat
Berbeda dengan pembelajaran tatap muka atau
jarak dekat di dalam kelas, pembelajaran online dengan siaran video langsung
tentu mewajibkan guru dan para siswa menatap layar secara terus-menerus.
Oleh karena itu, istirahatkanlah mata dengan
cara setiap 30 menit sekali mematikan siaran video langsung tersebut. Sehingga
kesehatan mata guru dan para siswa masih bisa terjaga.
Dan
istirahat bukan hanya untuk mata saja, tetapi untuk anggota badan juga. Misalnya
karena terlalu lama duduk, maka istirahatlah dengan cara berdiri dan
jalan-jalan kecil agar terhindar dari penyakit keram, ambeyen, atau yang
lainnya yah pak/bu.
Itulah 9 tips bagi guru supaya lebih mahir
dalam mengajar secara online, dan membuat siswa semakin semangat termotivasi
dalam belajar. Sehingga pendidikan di negara Indonesia lebih maju lagi ke
depannya. Semoga bisa bermanfaat yah pak/bu guru!