Program P5 "Stop Bullying" Proyek P5

Pengerjaan proyek P5 ini terdiri dari beberapa tahapan

Program P5 "Stop Bullying" Proyek P5

  • Diposting oleh : Administrator
  • pada tanggal : 1:00 PM


Bullying atau perundungan kerap kali terjadi di sekitar kita, terutama di lingkungan sekolah yang menjadi salah satu tempat potensial terjadinya aksi perundungan. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi kelima, kata 'rundung' memiliki arti mengganggu, mengusik berkesinambungan, dan menyusahkan. Saat ini, banyak sekali kasus perundungan, khususnya di sekolah. Banyak anak yang berhenti sekolah karena takut dibully, bahkan ada yang sampai bunuh diri karena tekanan yang mengganggu mentalnya.

Namun, saat ini pemerintah dan sektor pendidikan sedang gencar menggalakkan penolakan aksi bullying di lingkungan sekolah. Melalui kurikulum merdeka, pemerintah mewajibkan sekolah melakukan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan berbagai tema di dalamnya. Salah satu bentuk kepedulian SMP Terpadu Darul Dakwah untuk menghapus perundungan adalah dengan memasukkan unsur pendidikan tentang aksi perundungan ke dalam proyek P5, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik.

Mengapa hal tersebut harus diperhatikan? Seperti yang kita ketahui, perundungan memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap mental seseorang. Harapannya, melalui proyek P5 ini, siswa SMP Terpadu Darul Dakwah menjadi lebih peka dan menjaga sikap untuk membangun lingkungan positif agar bullying dapat dicegah dan dihilangkan.

Pengerjaan proyek P5 ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu:

  1. Sosialisasi
    Pada tahap ini, siswa akan mendapatkan materi penjelasan teknis kegiatan P5 "Bangunlah Jiwa dan Raganya" kepada seluruh peserta didik kelas VII dan VIII, serta materi dari fasilitator tentang pencegahan tindak bullying di sekolah.
  2. Membuat Poster Anti Perundungan
    Pada langkah ini, siswa akan berdiskusi mengenai pembuatan poster yang berisi pesan tentang perundungan. Siswa dibebaskan untuk memberikan ide dan kreativitas melalui karya tulis poster pada kertas A3 atau melalui aplikasi seperti Canva, Corel Draw, atau Photoshop. Selama pengerjaan, siswa didampingi oleh guru untuk memberikan petunjuk dan koreksi terhadap hasil poster yang mereka kerjakan.
  3. Presentasi dan Pengerjaan Film Pendek
    Pada bagian ini, siswa mengembangkan poster yang sudah mereka buat ke dalam bentuk drama. Siswa bertanggung jawab dalam pembagian tugas untuk mengerjakan proyek film "Stop Bullying". Proyek ini akan ditayangkan pada Puncak Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Ibu Indah Miftahul Jannah, S.Sos.I, selaku ketua Projek P5 Tahun Pelajaran 2023/2024 berharap program ini mampu meminimalisir praktik-praktik perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Semoga melalui program P5 "Stop Bullying" ini memberikan efek positif pada siswa SMP Terpadu Darul Dakwah.

Berbagi

Dilihat : 0 View
LIVE STATS • SMP TERPADU DARUL DAKWAH
Keren banget! Kamu adalah pengunjung ke-
...
di portal inspirasi SMP TERPADU DARUL DAKWAH
"Terima kasih sudah mampir! Semoga hari kamu penuh energi positif. Jangan lupa balik lagi buat update berita!"

💬 Kolom Komentar

💬 Komentar | Tanya

Memuat komentar...