Ramadhan dengan Khazanah Klasik
- Diposting oleh : Administrator
- pada tanggal : 3:00 PM
Kegiatan pengajian ini menjadi program unggulan di bulan Ramadhan tahun ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para santri putri mengikuti kegiatan mengaji kitab kuning setiap harinya, dimulai pada pukul 09.00 pagi hingga waktu selesai. Waktu tersebut dipilih secara tepat, setelah santri melaksanakan kegiatan pagi seperti sahur dan subuhan, sehingga mereka dapat mengikuti pengajian dalam kondisi tubuh yang masih segar dan pikiran yang jernih untuk menerima ilmu.
Yang membuat kegiatan ini istimewa adalah figur pengajarnya. Indah Miftahul Jannah, S.Sos.I. , selaku Kepala Sekolah, turun langsung memberikan pengajian. Kehadiran beliau di majelis ilmu memberikan motivasi tersendiri bagi para santri. Selain sebagai pimpinan di lingkungan sekolah, beliau adalah sosok ibu yang membimbing dan mentransfer ilmunya secara langsung kepada para santri putri. Sentuhan personal ini menciptakan suasana belajar yang lebih hangat, khusyuk, dan penuh makna.
Adapun kitab kuning yang dikaji adalah khazanah klasik yang telah menjadi kurikulum tradisi pesantren selama berabad-abad. Kegiatan ngaji posonan, atau mengaji di bulan puasa, adalah tradisi intelektual pesantren yang tak lekang oleh waktu . Melalui metode bandongan atau sorogan, di mana guru membaca, menerjemahkan, dan menjelaskan makna, para santri putri diajak untuk menyelami kedalaman ilmu dari kitab-kitab kuning. Mereka tidak hanya belajar membaca teks gundul, tetapi juga memahami konteks, hukum, dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan mengaji kitab kuning di bulan Ramadhan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mengarahkan pembelajaran selama bulan suci untuk fokus pada penguatan nilai keagamaan dan pembentukan karakter . Ramadhan adalah momentum pendidikan karakter, dan dengan mempelajari kitab kuning, para santri putri SMP Terpadu Darul Dakwah tidak hanya mendapatkan pemahaman agama yang mendalam, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, analitis, serta menjaga tradisi keilmuan Islam .
Semangat kebersamaan terlihat jelas di ruang kelas yang disulap menjadi ruang iman. Dari pukul 09.00 pagi hingga kegiatan usai, mereka duduk dengan hikmat, menyimak setiap penjelasan dari Kepala Sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan antara guru dan murid, serta menanamkan nilai-nilai luhur agama yang akan menjadi bekal para santri putri di masa depan. Dengan bimbingan langsung dari Indah Miftahul Jannah, S.Sos.I. , Ramadhan tahun ini menjadi lebih bermakna, diisi dengan siraman ilmu yang mencerahkan hati dan pikiran.


